jump to navigation

Sebuah ‘Guyonan’ pagi itu May 3, 2011

Posted by naxsboxers in renungan.
trackback

Pagi itu, Senin, 2 Mei 2011, aku sedang duduk di depan ‘markas’ sedang membuat sarung untuk pisau pemberian temanku yang baru saja ku perbaiki (semoga begitu). Sedang asik2nya mengukir kayu, tiba-tiba seorang wanita mengucapkan salam, lalu ku jawab. Oh, ternyata nenek yang baru pulang pengajian mingguan. he..he..he..

Di sini lah guyonan itu bermula. Dengan entengnya ‘my grandma’ bilang dengan logat sundanya sambil nyegir, “Heuh, di imah teh, ti isuk ngan cicing we hareupeun hau. Ngan nyieunan peso we”.

Walah, lumayan karaos di hati ucapan si nenek. Tapi ku tanggapi dengan santai sambil nyegir juga. Setelah dipikir-pikir lagi, ternyata guyonan itu ada benarnya juga. Beberapa bulan ini, ku hanya diam saja di rumah.

Hmm… what a silly boy I am. Menyia-nyiakan potensi yang seharusnya tersalurkan. Tapi, aku bersyukur masih bisa merasakan nikmat-Nya dan mencoba keterampilan baru.

Hah… meski sudah berusaha mencari kesana-kemari, tapi kesempatan itu belum juga berpihak. But I believe that there is a beautiful plan for me. Just keep spirit and keep effort.

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.